<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>heltaf&#039;s blog</title>
	<atom:link href="http://heltaf.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://heltaf.wordpress.com</link>
	<description>Just another weblog from heltaf</description>
	<lastBuildDate>Thu, 31 Mar 2011 09:19:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='heltaf.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>heltaf&#039;s blog</title>
		<link>http://heltaf.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://heltaf.wordpress.com/osd.xml" title="heltaf&#039;s blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://heltaf.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kehamilan Kembar</title>
		<link>http://heltaf.wordpress.com/2011/03/31/kehamilan-kembar/</link>
		<comments>http://heltaf.wordpress.com/2011/03/31/kehamilan-kembar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Mar 2011 09:19:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>heltaf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehamilan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://heltaf.wordpress.com/?p=235</guid>
		<description><![CDATA[Kehamilan kembar adalah kehamilan dengan 2 janin atau lebih. Kehamilan kembar lebih banyak terjadi pada kehamilan yang berasal dari fertilisasi in vitro (bayi tabung) daripada kehamilan spontan. Prawirohardjo (1948) melaporkan bahwa diantara 16.288 persalinan terdapat 197 persalinan gemelli (kembar 2) dan 6 persalinan triplet (kembar 3). Faktor yang mempengaruhi frekuensi kehamilan kembar Bangsa &#8211; bangsa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heltaf.wordpress.com&amp;blog=8225758&amp;post=235&amp;subd=heltaf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kehamilan kembar adalah kehamilan dengan 2 janin atau lebih. Kehamilan kembar lebih banyak terjadi pada kehamilan yang berasal dari fertilisasi in vitro (bayi tabung) daripada kehamilan spontan. Prawirohardjo (1948) melaporkan bahwa diantara 16.288 persalinan terdapat 197 persalinan gemelli (kembar 2) dan 6 persalinan triplet (kembar 3).</p>
<p><strong>Faktor yang mempengaruhi frekuensi kehamilan kembar</strong></p>
<ol>
<li>Bangsa &#8211; bangsa Afrika memiliki 	frekuensi kehamilan kembar lebih tinggi dari kulit putih</li>
<li>Keturunan  (keturunan kembar 	dari pihak bapak tidak meningkatkan kemungkinan kehamilan kembar)</li>
<li>Umur yang semakin tinggi frekuensinya (&gt; 35 tahun), setelah umur 40 tahun 	frekuensi kehamilan kembar menurun lagi</li>
<li>Paritas (angka kehamilan) ibu, frekuensi kehamilan kembar meningkat sesuai dengan <em>paritas</em> ibu</li>
<li>Waktu kemungkinan kehamilan 	kembar meningkat sesaat setelah penghentian kontrasepsi pil</li>
<li>Terapi infertilitas baik menggunakan obat peningkat 	kesuburan ataupun <em>In Vitro Fertilization</em> &lt;IVF&gt; (bayi 	tabung). Obat-obatan dapat merangsang indung telur untuk 	mengeluarkan telur lebih dari satu yang dapat dibuahi pada waktu 	yang sama. IVF adalah prosedur memasukkan embrio multipel ke dalam 	rahim untuk meningkatkan kemungkinan kehamilan. Sekitar 25-30% 	kehamilan dari IVF adalah kembar, 5% triplet (kembar 3), dan &lt;1% 	adalah kuadriplet (kembar 4) atau lebih</li>
</ol>
<p><span id="more-235"></span><strong>Jenis Kehamilan Kembar</strong></p>
<p><strong>1. Kehamilan Kembar Monozigotik</strong></p>
<p>Kehamilan kembar monozigotik atau disebut juga identik adalah kehamilan kembar yang terjadi dari 1 telur yang dibuahi oleh 1 sperma. Untuk alasan yang tidak diketahui, telur yang sudah dibuahi membelah menjadi dua atau lebih embrio pada perkembangan tahap pertama. Kembar identik pada umumnya memiliki ari-ari yang sama tetapi kantung amnion yang terpisah pada rahim. Pada kasus yang jarang terjadi, kembar identik memiliki 1 kantung amnion. Kedua anak tersebut  memiliki jenis kelamin yang sama, rupa sama, sidik jari dan telapak sama. Kehamilan ini jarang terjadi.</p>
<p><strong>2. Kehamilan Kembar Fraternal (Dizigotik)</strong></p>
<p>Kehamilan kembar dizigotik adalah kehamilan yang berasal dari 2 telur yang dibuahi sperma yang berbeda. Jjumlah kehamilan ini kira-kira 2/3 total kehamilan kembar. Jenis kelamin dapat sama atau berbeda, dan mereka berbeda seperti anak-anak lain dalam keluarga.</p>
<p><strong>Tanda dan Gejala</strong></p>
<p>Tanda dan gejala yang ditemukan pada umumnya adalah rahim tumbuh lebih besar dari usia kehamilan dan penambahan berat badan ibu yang mencolok sebanyak 18-23 kg yang tidak disebabkan karena bengkak atau obesitas. Berdasarkan pemeriksaan fisik didapatkan janin multipel serta terdengarnya 2 denyut jantung janin dalam rahim.</p>
<p><strong>Risiko Kehamilan Kembar</strong></p>
<p>Hamil lebih dari 1 janin akan meningkatkan risiko selama kehamilan, baik bagi janin maupun ibu. Kehamilan kembar berisiko memiliki kelainan dalam kandungan dan penyakit keturunan. Karena mereka pada umumnya lahir prematur, maka janin kembar biasanya memiliki masalah lebih banyak setelah lahir. Kembar monozigot adalah kehamilan yang berisiko tinggi untuk terjadinya Twin to Twin klik dokter.</p>
<p><strong>Pemeriksaan Penunjang</strong></p>
<p>Sesudah kehamilan kembar dicurigai melalui pemeriksaan fisik, maka pemeriksaan penunjang berupa ultrasonografi (USG) dilakukan untuk memastikan. Pemeriksaan serum alfa-fetoprotein juga meningkat (&gt; 4 kali normal) pada kehamilan kembar. Peningkatan hormon hCG juga dapat menjadi penunjang untuk kehamilan kembar. Pemeriksaan roentgen abdomen (perut) dapat juga dilakukan untuk melihat kehamilan kembar.</p>
<p>Pada akhir triwulan pertama atau awal triwulan kedua, janin dapat diperiksa kemungkinannya menderita kecacatan ataupun penyakit keturunan.</p>
<p><strong>Terapi</strong></p>
<p>Kebutuhan ibu akan nutrisi bertambah pada kehamilan kembar sehingga suplemen tambahan seperti zat besi perlu diberikan untuk mencegah anemia. Makanan dianjurkan mengandung banyak protein dan porsi makan disarankan lebih sedikit namun dilakukan lebih sering. Untuk kepentingan ibu dan janin maka pemeriksaan kehamilan dilakukan lebih sering. Mulai kehamilan 24 minggu dilakukan setiap 2 minggu, dan pada kehamilan 36 minggu dilakukan setiap minggu agar tanda-tanda komplikasi dapat diketahui lebih dini dan lebih cepat ditangani.</p>
<p>Selain itu, tata laksana yang diperlukan adalah pencegahan ibu akan terjadinya komplikasi kehamilan seperti eklampsia dan pre-eklampsia, partus prematurus (melahirkan lebih dini), dan anemia. Hidramnion (cairan amnion berlebihan) menyebabkan rahim tegang sehingga dapat menyebabkan partus prematurus atau perdarahan pasca melahirkan. Peregangan rahim yang berlebihan menyebabkan iskemia pembuluh darah rahim sehingga menyebabkan pre-eklampsia atau eklampsia.</p>
<p>Kelahiran prematur cukup umum terjadi pada kehamilan kembar diabandingkan kehamilan dengan 1 janin. Untuk mencegah terjadinya persalinan dini maka dianjurkan untuk mambatasi aktivitas fisik dan bermalam di rumah sakit untuk pengawasan lebih ketat lagi</p>
<p>Kehamilan kembar dapat dilahirkan secara normal, operasi caesar hanya dilakukan bila diperlukan, seperti salah satu janin sungsang. Salah satu komplikasi tersering dari kehamilan kembar adalah partus prematurus (persalinan dini, sebelum saatnya), karena itu seorang wanita yang mengandung 2 janin atau lebih di rahimya harus mengenali tanda-tanda kelahiran dini, yaitu :</p>
<ol>
<li>Keram perut bagian bawah yang 	dapat disertai diare</li>
<li>Kontraksi dari rahim yang 	terus-menerus dan tidak hilang-hilang, sebanyak 4 kali atau lebih 	dalam 20 menit atau 8 kali atau lebih dalam 1 jam</li>
<li>Penekanan pada punggung bawah</li>
<li>Peningkatan flek vagina</li>
</ol>
<p>Apabila didapatkan tanda-tanda di atas maka segera pergi ke dokter atau ke rumah sakit bila terjadi perdarahan dari vagina atau pecah dan keluarnya cairan amnion.</p>
<p><strong>Yang harus dilakukan untuk kehamilan kembar</strong></p>
<ol>
<li>Mengkonsumsi nutrisi yang cukup, 	kalori, asam folat, zat besi, dan kalsium</li>
<li>Hindari alkohol, merokok, kafein 	berlebihan, obat-obatan, bahan-bahan kimia, roentgen x-ray, produk 	kosmetik, dan bahan makanan yang terkontaminasi</li>
<li>Kurangi aktivitas fisik. Beberapa 	dokter menganjurkan untuk menghentikan aktivitas fisik setelah 24 	minggu kehamilan</li>
<li>Istirahat cukup terutama setelah 	minggu ke-24 kehamilan</li>
<li>Kontrol teratur ke dokter</li>
</ol>
<p><strong>Menyusui Bayi Kembar</strong></p>
<p>Tubuh seorang wanita dapat memproduksi Air Susu Ibu (ASI) sebanyak yang dibutuhkan oleh bayi, dimana apabila janin yang dikandung adalah kembar, maka produksi ASI akan berlipat ganda.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/heltaf.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/heltaf.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/heltaf.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/heltaf.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/heltaf.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/heltaf.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/heltaf.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/heltaf.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/heltaf.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/heltaf.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/heltaf.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/heltaf.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/heltaf.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/heltaf.wordpress.com/235/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heltaf.wordpress.com&amp;blog=8225758&amp;post=235&amp;subd=heltaf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://heltaf.wordpress.com/2011/03/31/kehamilan-kembar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9aeb19c2587bae49989b9c7f30e6ac56?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">heltaf</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PREEKLAMSIA-EKLAMSIA: KETIKA BAYI &#8220;MERACUNI&#8221; IBUNYA</title>
		<link>http://heltaf.wordpress.com/2011/03/31/preeklamsia-eklamsia-ketika-bayi-meracuni-ibunya/</link>
		<comments>http://heltaf.wordpress.com/2011/03/31/preeklamsia-eklamsia-ketika-bayi-meracuni-ibunya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Mar 2011 07:34:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>heltaf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehamilan]]></category>
		<category><![CDATA[Awas kejang]]></category>
		<category><![CDATA[bayi meracuni ibunya]]></category>
		<category><![CDATA[EKLAMSIA]]></category>
		<category><![CDATA[hormon prostaglandin]]></category>
		<category><![CDATA[PREEKLAMSIA]]></category>
		<category><![CDATA[Tekanan darah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://heltaf.wordpress.com/?p=218</guid>
		<description><![CDATA[Tekanan darah yang tiba-tiba naik pada usia kehamilan 20 minggu bisa jadi petunjuk awal adanya preeklamsia-eklamsia. Kalau tidak cepat ditangani bisa membahayakan jiwa sang ibu dan bayi. Alangkah bahagianya Henny saat mendapat kepastian hasil tes urinenya positif. Berarti ia bakal punya momongan. Bulan demi bulan kehamilannya tampak normal sampai pada minggu ke-20 atau sekitar 5 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heltaf.wordpress.com&amp;blog=8225758&amp;post=218&amp;subd=heltaf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tekanan darah yang tiba-tiba naik pada usia kehamilan 20 minggu bisa jadi petunjuk awal adanya preeklamsia-eklamsia. Kalau tidak cepat ditangani bisa membahayakan jiwa sang ibu dan bayi.</p>
<p>Alangkah bahagianya Henny saat mendapat kepastian hasil tes urinenya positif. Berarti ia bakal punya momongan. Bulan demi bulan kehamilannya tampak normal sampai pada minggu ke-20 atau sekitar 5 bulan, tiba-tiba ia merasa sering pusing. Tekanan darahnya yang biasanya cuma sekitar 110-80 mendadak naik menjadi 140-100. Ketika hasil pemeriksaan laboratorium menyatakan air seninya mengandung protein (proteinuria), Henny dipastikan terkena preeklamsia.</p>
<p>Kelainan yang disebut juga Pregnancy Induced Hipertention(PIH) atau kehamilan yang menginduksi tekanan darah ini menurut dr. Boyke Dian Nugraha DSOG, hampir selalu terjadi pada kehamilan anak pertama. Di Inggris, katanya, preeklamsia menimpa sekitar 10-15% pada kehamilan anak pertama.</p>
<p>Menurut pengamatan para ahli, preeklamsia yang juga dikenal dengan sebutan kehamilan dengan pembengkakan &#8211; proteinuria &#8211; tekanan darah tinggi ini, lebih banyak terjadi di negara berkembang, termasuk Asia, di mana kebanyakan penduduknya mengkonsumsi nasi. Apa hubungan penyakit ini dengan nasi tetap<br />
belum jelas benar. Ada dugaan lantaran titik beratnya pada nasi, maka ibu jadi kurang memperhatikan zat gizi lain, misalnya susu, telur, ikan, daging, sayur, buah-buahan, dll.</p>
<p><span id="more-218"></span><strong>Awas kejang</strong><br />
Sejauh ini penyebab pasti terjadinya preeklamsia-eklamsia masih gelap, tapi diperkirakan pemicunya akibat pengeluaran hormon prostaglandin yang memunculkan efek &#8220;perlawanan&#8221; pada tubuh. Pembuluh-pembuluh darah jadi menciut, terutama pembuluh darah kecil, akibatnya tekanan darah meningkat.<br />
Organ-organ pun akan kekurangan zat asam. Pada keadaan yang lebih parah, bisa terjadi penimbunan zat pembeku darah yang ikut menyumbat pembuluh darah pada jaringan-jaringan vital.</p>
<p>Menurut Boyke, penyakit ini bisa dibedakan dalam tiga tingkatan tergantung berat-ringannya. Pada kasus ringan, tekanan darah cenderung naik tapi masih di bawah 140-100. Gejala protein urea juga mulai muncul. Pada tingkat sedang, mulai timbul pusing, tekanan sudah lebih dari 140-100. Lalu ada pembengkakan khususnya pada wajah, kaki, dan jari-jari tangan. Pada tingkat yang berat, pembengkakan semakin jelas, rasa pusing juga makin nyata khususnya rasa nyeri pada pinggir dahi, dan tekanan darah lebih dari 160-100. Kadangkala dibarengi gangguan penglihatan (kabur) dan kencing semakin sulit karena terjadi gangguan pada ginjal. Ada pula yang disertai mual dan muntah-muntah.</p>
<p>Kondisi gawat terjadi bila timbul kejang atau bahkan pingsan yang berarti sudah terjadi gangguan di otak. Pada tahap ini bisa dikatakan penyakit berada pada tahap eklamsia. Pada kasus yang sudah lanjut sang ibu pada awalnya mengalami kejang selama 30 detik, lalu meningkat selama 2 menit, sebelum akhirnya pingsan selama 10 &#8211; 30 menit. Kewaspadaan perlu ditingkatkan, karena bila penderita koma berkepanjangan bisa timbul komplikasi berat. Seperti gagal jantung, gagal ginjal, terganggunya fungsi paru-paru, dan tersendatnya metabolisme tubuh.</p>
<p>Kejadian janin &#8220;meracuni&#8221; si ibu ini memang bisa membahayakan jiwa sang ibu sekaligus bayinya, seperti yang pernah dialami Ibu Ani sekitar 10 tahun lalu. Saat itu memasuki kehamilan bulan kesembilan kondisi Ani semakin parah. Tekanan darahnya tinggi. Ia mengalami pembengkakan hebat dan pusing serta sulit buang air kecil. Akhirnya ia dibawa ke rumah sakit dalam keadaan setengah pingsan. Sayang, jiwa sang bayi tidak tertolong, malah keadaannya dirinyapun sempat mengkhawatirkan. Pada kehamilan kedua, untung Ani tidak mengalami gangguan sama.</p>
<p>Dokter Boyke yang sering menangani penderita eklamsia ini juga tak habis pikir bagaimana bisa bayi yang notabene darahnya sendiri dianggap &#8220;musuh&#8221; oleh tubuh sang ibu. &#8220;Makanya bayi eklamsia itu sebenarnya menderita, maka biasanya beratnya kurang.&#8221; Oleh karena itu dokter yang juga menjabat kepala diklat RS Kanker Dharmais ini menyarankan agar para ibu hamil yang menderita preeklamsia-eklamsia mengkonsumsi makanan bergizi.</p>
<p>Anehnya segera setelah bayi dikeluarkan, dalam beberapa saat tekanan darah ibu langsung turun. Ini sekali lagi menegaskan kalau bayi eklamsia memang dianggap &#8220;musuh&#8221; oleh si ibu. Boyke menegaskan sebagian besar kasus preeklamsia-eklamsia cuma dijumpai pada kehamilan pertama. Tapi dalam kondisi khusus bisa muncul lagi pada kehamilan kedua. Misalnya saja bila penderita hamil lagi dengan pasangan lain. Atau pernah mengalami hamil anggur, kehamilan kembar, atau punya riwayat eklamsia berat, misalnya sampai kejang-kejang. Kelainan ini bukanlah faktor keturunan, tapi semata-mata bakat alami seseorang semata.</p>
<p><strong>Kapan ke rumah sakit?</strong><br />
Menurut dokter yang sering muncul di layar TV ini penderita pada tahap preeklamsia sedang hendaknya mau dirawat di rumah sakit untuk memudahkan pemantauan kondisi ibu dan janin. Pemantauan meliputi fungsi ginjal lewat protein urinenya dan juga fungsi hati. Menu makanan sehari-hari pun perlu diperhatikan. Yang pasti konsumsi garam harus dikurangi, sedangkan buah-buahan dan sayuran diperbanyak.</p>
<p>Perhatian pada pertumbuhan janin juga tidak kalah penting karena pada ibu preeklamsia-eklamsia pertumbuhan janin terhambat, akibat makanan yang diterima kurang (akibat &#8220;penolakan&#8221; oleh tubuh ibu itu).</p>
<p>Guna menurunkan tekanan darah, bisa diberikan magnesium sulfat lewat infus. &#8220;Kadang pasien diminta minum aspilet atau Omega-3 dengan harapan tidak terjadi pembekuan darah,&#8221; tambah Boyke.</p>
<p>Dalam kehamilan biasa bayi akan lahir sendiri atau melalui operasi caesar setelah cukup bulan. Demikian pula pada kasus preeklamsia-eklamsia. Bayi diusahakan dikeluarkan pada usia kehamilan setua mungkin. Namun bila kondisi ibu semakin buruk, dalam arti gejala eklamsia semakin nyata, mau tidak mau dokter harus mengeluarkan bayi berapa pun usianya. &#8220;Tujuan utama menyelamatkan jiwa sang ibu, baru bayinya. Apa boleh buat kalau sang bayi tidak bisa diselamatkan,&#8221; ujar dr. Boyke, yang memang sering menangani kasus serupa. Pada situasi normal tindakan operasi untuk mengeluarkan bayi preeklamsia-eklamsia baru dilakukan bila tekanan darah ibu sudah turun.</p>
<p>Dokter yang laris sebagai pembicara seminar ini pernah memberi pertolongan pada seorang ibu yang mendadak koma karena ternyata mendapat gangguan eklamsia yang tidak terdeteksi (tekanan darahnya tidak tinggi dan tidak terjadi pembengkakan). Ibu ini dibedah caesar dalam keadaan koma sehingga tidak dibutuhkan pembiusan. &#8220;Begitu bayi berhasil diangkat dengan selamat, sang ibu siuman.&#8221; Kasus preeklamsia-eklamsia tanpa tekanan darah tinggi seperti itu menurut Boyke merupakan kasus langka.</p>
<p><strong>Mempersiapkan kehamilan</strong><br />
Kelainan preeklamsia-eklamsia berbeda dengan kehamilan dengan hipertensi. Bedanya, kalau pada preeklamsia-eklamsia tekanan darah yang tadinya normal tiba-tiba naik ketika kehamilan masuk minggu ke-20. Sementara penderita hipertensi yang hamil tekanan darahnya tinggi sejak awal. Menurut Boyke, bisa saja penderita hipertensi juga menderita preeklamsia. Biasanya pada kehamilan 20 minggu tekanan darahnya sudah mencapai 160-100. Tak tertutup kemungkinan penderita tekanan darah rendah juga bisa terkena preeklamsia.</p>
<p>Oleh karena itu Boyke menandaskan, pada kehamilan pertama setiap ibu harus waspada. Soalnya rahim yang untuk pertama kalinya menerima hasil pembuahan, seringkali menimbulkan serangkaian reaksi dan perubahan yang kurang wajar. Ia menyarankan kehamilan dipersiapkan sebaik-baiknya secara fisik dan mental. Suami juga perlu dilibatkan sehingga secara kejiwaan ibu dan bayi merasa &#8220;aman&#8221;.</p>
<p>Karena kematian pada ibu melahirkan sebagian besar disebabkan oleh perdarahan atau preeklamsia-eklamsia yang terlambat ditangani, maka pemeriksaan kehamilan secara teratur mutlak dilakukan. Apalagi kehamilan dengan gangguan preeklamsia-eklamsia tidak memandang usia ataupun tingkat sosial-ekonomi tertentu. Sebab itu Boyke berharap para dokter yang menangani puskesmas di daerah-daerah terpencil cepat waspada dengan tanda-tanda kehamilan preeklamsia-eklamsia. Bila perlu segera rujuk ke rumah sakit.</p>
<p>Kepada penderita yang dirawat di rumah disarankan menu makanan diatur sebaik-baiknya, banyak istirahat, menghindari stres, dan mengukur tekanan darah secara teratur. Kalau perlu, tersedia alat pengukur tekanan darah yang setiap saat dapat dipakai. Bila suatu saat berat badan penderita tiba-tiba naik drastis diikuti bengkak pada kaki, muka dan jari tangan, apalagi disertai rasa nyeri/pusing pada dahi, segeralah kembali ke dokter. Taatilah semua nasihat dokter yang menangani agar terhindar dari bahaya yang tidak diinginkan. Kewaspadaan pada setiap kehamilan merupakan kunci keselamatan bayi dan ibu.</p>
<h3><strong><span style="font-family:Courier New,monospace;">ON THE RECORD &#8230;</span></strong></h3>
<p>Serem yaah ?? Itu judul sebuah artikel yang didapat suamiku karena dokter memvonisku berpenyakit demikian. Bayangin&#8230; hampir setahun merindukan untuk hamil, ketika diberi oleh Allah, kondisinya malah membuat aku terhenyak, bayiku meracuni ibunya&#8230; kog bisa? Gitu deh, Ibrahim yang kami rindukan kehadirannya, harus lahir setahun lalu secara caesar. Sementara sperti yang dikhawatirkan dokter, ternyata keesokan harinya pasca ’melahirkan’ aku kejang&#8230;.saat itu seperti meregang nyawa, kurasakan tubuhku kehilangan kontrol, tak mampu lagi untuk bertahan dalam keadaan sadar.<br />
Sayup&#8230;kudengar semua orang diruangan itu memanggil-manggil namaku, membimbing menyebut kalimat syahadat. Sempat kulihat suamiku, kami berpandangan, ingin kukatakan padanya, ’titip anakku ya bang&#8230;.’ karena kufikir mungkin episode hidupku kan berakhir saat itu. Tapi mulutku pun sudah tak bisa diajak kompromi, terik alias kejang&#8230;. hatiku saja yang berkecamuk dalam dzikir mengingatNya. Aku pasrah, kalau pun aku harus finish…inilah jihadku&#8230;. alhamdulillah, kejadian itu tak berlangsung lama selang beberapa jam aku siuman. Saat itulah aku merasa oooh aku pingsan. Sungguh, sebelumnya aku tak pernah merasakannya. Saat melahirkan itulah, kuakrabi perawat, infus, operasi, jarum suntik, pingsan, kateter-kalau ndak salah, itu namanya untuk nyebut selang kencing, dokter, bius, obat dan sederet hal lain yang behubungan dengan perjuangan untuk sembuh. Padahal sebelumnya aku tak pernah dan tak ingin berurusan dengan semua itu. Dokter Boyke artikel tersebut bilang, ia sering menangani penderita eklamsia ini juga tak habis pikir bagaimana bisa bayi yang notabene darahnya sendiri dianggap &#8220;musuh&#8221; oleh tubuh sang ibu. &#8220;Makanya bayi eklamsia itu sebenarnya menderita, maka biasanya beratnya kurang.&#8221; Ya, itu pula yang terjadi pada anakku, berat badan nya hanya 2200 gram alias 2,2 kg. Alhamdulillah, begitu dipisahkan dari ibunya dia langsung unjuk rasa, nanges sa’kuenceng-kuencengnya dan tubuhnya pun tidak pucat, sehingga dokter Syahnural Lubis yang menanganiku memutuskan bahwa si dedek tak perlu dikurung dalam tabung. Itu anak kecil, beratnya segitu doang karena plasenta ibu rusak, tidak bisa menyalurkan jatah makanan sebagaimana mestinya, kata pak dokter. Duh, anakku&#8230; kita fren dong&#8230; cukuplah ’perkelahian’ kita. Aku sangat berharap tak ada lagi cerita racun-racunan. Karena sesungguhnya kita saling mencintai, saling menyayangi, semoga Allah mengumpulkan kita di JannahNya ya naak.. sama abee, umee, apo, datok, nenek, paman, pak usu, dan semua pihak yang telah membantu.aamiin.</p>
<p>Terima kasih sudah membaca dan semoga mendapat manfaat.</p>
<br /> Tagged: <a href='http://heltaf.wordpress.com/tag/awas-kejang/'>Awas kejang</a>, <a href='http://heltaf.wordpress.com/tag/bayi-meracuni-ibunya/'>bayi meracuni ibunya</a>, <a href='http://heltaf.wordpress.com/tag/eklamsia/'>EKLAMSIA</a>, <a href='http://heltaf.wordpress.com/tag/hormon-prostaglandin/'>hormon prostaglandin</a>, <a href='http://heltaf.wordpress.com/tag/preeklamsia/'>PREEKLAMSIA</a>, <a href='http://heltaf.wordpress.com/tag/tekanan-darah/'>Tekanan darah</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/heltaf.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/heltaf.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/heltaf.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/heltaf.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/heltaf.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/heltaf.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/heltaf.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/heltaf.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/heltaf.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/heltaf.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/heltaf.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/heltaf.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/heltaf.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/heltaf.wordpress.com/218/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heltaf.wordpress.com&amp;blog=8225758&amp;post=218&amp;subd=heltaf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://heltaf.wordpress.com/2011/03/31/preeklamsia-eklamsia-ketika-bayi-meracuni-ibunya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9aeb19c2587bae49989b9c7f30e6ac56?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">heltaf</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Solusi kaki bengkak saat Hamil</title>
		<link>http://heltaf.wordpress.com/2011/03/31/solusi-kaki-bengkak-saat-hamil/</link>
		<comments>http://heltaf.wordpress.com/2011/03/31/solusi-kaki-bengkak-saat-hamil/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Mar 2011 02:47:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>heltaf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehamilan]]></category>
		<category><![CDATA[berat badan bertambah]]></category>
		<category><![CDATA[Hamil]]></category>
		<category><![CDATA[Kaki Bengkak]]></category>
		<category><![CDATA[Pembengkakan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://heltaf.wordpress.com/?p=181</guid>
		<description><![CDATA[Solusi untuk kaki bengkak saat hamil Bengkak kaki merupakan problem yang lazim terjadi pada perempuan yang sedang berbadan dua. Wanita yang sedang hamil umumnya mengalami perubahan berat badan yang signifikan. Berat badan bertambah kurang lebih 11-15 kg. Pertambahan ini otomatis akan mempengaruhi sistem tubuh secara keseluruhan. Kaki menanggung beban tubuh yang paling berat selama hamil. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heltaf.wordpress.com&amp;blog=8225758&amp;post=181&amp;subd=heltaf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="5" width="642">
<col width="632"></col>
<tbody>
<tr>
<td width="632"><span style="font-size:medium;">Solusi untuk kaki bengkak saat hamil </span></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="2" width="632">
<col width="250"></col>
<col width="382"></col>
<tbody>
<tr>
<td rowspan="2" width="250"><img src="http://heltaf.files.wordpress.com/2011/03/adved_1136437901.jpg?w=205&#038;h=209" border="0" alt="" width="205" height="209" align="bottom" /></td>
<td width="382"><span style="color:#000000;">Bengkak kaki merupakan problem yang lazim terjadi pada perempuan yang 		sedang berbadan dua. Wanita yang sedang hamil umumnya 	mengalami perubahan berat badan yang signifikan. Berat badan bertambah kurang lebih 11-15 kg. Pertambahan ini otomatis akan 				mempengaruhi sistem tubuh secara keseluruhan.</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="382">Kaki menanggung beban tubuh yang paling berat 							selama hamil. Karenanya berbagai gangguan sering terjadi pada 							anggota tubuh ini. Salah satunya adalah kaki bengkak.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="632">
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="5" width="632">
<col width="622"></col>
<p align="justify"><span id="more-181"></span></p>
<tbody>
<tr>
<td width="622"><span style="color:#000000;"><em>Pembengkakan ada 							kaki dapat diketahui dari pemakaian sepatu yang terasa sempit, 							dan dari bentuk kaki yang lebih besar dari biasanya. Makanya 							saat hamil nomor sepatu atau sandal Anda bertambah.</em></span></td>
</tr>
<tr>
<td width="622">Lantas, bagaimana cara mengatasi kaki 							bengkak? Ini dia:</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="3" width="622">
<col width="32"></col>
<col width="576"></col>
<tbody>
<tr>
<td width="32" valign="TOP"><span style="color:#333333;">1</span></td>
<td width="576"><span style="color:#333333;">Bila sedang 										berbaring, letakkan kaki di atas tumpukan bantal kecil. 										Sebaiknya Anda tidak berbaring pada satu posisi. Berbaring 										pada posisi yang berlainan dapat mengurangi tekanan pada 										pembuluh-pembuluh darah.</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="32" valign="TOP"><span style="color:#333333;">2</span></td>
<td width="576"><span style="color:#333333;">Hindari berdiri atau 										duduk terlalu lama. Usahakan memperbanyak gerak, agar 										sirkulasi darah lancar. Latihan yang baik adalah jalan kaki 										dan senam secara teratur. </span></td>
</tr>
<tr>
<td width="32" valign="TOP"><span style="color:#333333;">3</span></td>
<td width="576"><span style="color:#333333;">Kenakan sepatu 										bersol rendah agar Anda tidak mudah kehilangan 										keseimbangan, sikap tubuh terjaga. </span></td>
</tr>
<tr>
<td width="32" valign="TOP"><span style="color:#333333;">4</span></td>
<td width="576"><span style="color:#333333;">Istirahat teratur. 										Luangkan waktu sekitar 15 menit untuk mengistirahatkan 										seluruh anggota tubuh, serta melancarkan peredaran darah. </span></td>
</tr>
<tr>
<td width="32" valign="TOP"><span style="color:#333333;">5</span></td>
<td width="576"><span style="color:#333333;">Perhatikan asupan 										makanan. Sebaiknya mengurangi konsumsi garam secara 										berlebihan, karena dapat mengakibatkan tekanan darah 										tinggi. Jika wanita hamil terkena tekanan darah tinggi, 										maka otomatis kaki akan bengkak.</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="32" valign="TOP"><span style="color:#333333;">6</span></td>
<td width="576"><span style="color:#333333;">Manjakan Kaki. Ada 										dua cara untuk memanjakan kaki selama hamil, yaitu siramlah 										kaki dengan air dingin. Mulailah dari telapak kaki, lutut, 										paha hingga pantat. Kemudian lakukan penyiraman dari atas 										ke bawah. Ulangi gerakan tersebut selama beberapa menit 										sambil mengerak-gerakkan jari kaki Anda. Setelah itu rendam 										kaki dalam air hangat yang dicampur dengan garam atau jeruk 										nipis </span></td>
</tr>
<tr>
<td width="32" valign="TOP"></td>
<td width="576"><span style="color:#333333;">Upaya memanjakan 										kaki lainnya adalah dengan cara memijatnya dan 										tekan-tekanlah telapak kaki dengan menggunakan baby oil 										atau baby lotion setiap pagi dan malam. Kedua cara ini 										efektif mencegah kaki menjadi bengkak, juga menjaga 										kesehatan dan keindahan kaki Anda selama hamil. </span></td>
</tr>
<tr>
<td width="32" valign="TOP"><span style="color:#333333;">7</span></td>
<td width="576"><span style="color:#333333;">Ask the doctor. Jika 										Anda mengalami pembengkakan pada pagi hari atau berat badan 										Anda bertambah lebih dari 1 kg setiap minggu pada 										pertengahan kehamilan, waspadalah. Karena ini bisa jadi 										merupakan tanda-tanda terjadinya keracunan kehamilan. 										Segera periksakan ke dokter!</span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>&nbsp;</td>
</tr>
<tr>
<td width="622"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>&nbsp;</td>
</tr>
<tr>
<td width="632"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br /> Tagged: <a href='http://heltaf.wordpress.com/tag/berat-badan-bertambah/'>berat badan bertambah</a>, <a href='http://heltaf.wordpress.com/tag/hamil/'>Hamil</a>, <a href='http://heltaf.wordpress.com/tag/kaki-bengkak/'>Kaki Bengkak</a>, <a href='http://heltaf.wordpress.com/tag/pembengkakan/'>Pembengkakan</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/heltaf.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/heltaf.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/heltaf.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/heltaf.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/heltaf.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/heltaf.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/heltaf.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/heltaf.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/heltaf.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/heltaf.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/heltaf.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/heltaf.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/heltaf.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/heltaf.wordpress.com/181/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heltaf.wordpress.com&amp;blog=8225758&amp;post=181&amp;subd=heltaf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://heltaf.wordpress.com/2011/03/31/solusi-kaki-bengkak-saat-hamil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9aeb19c2587bae49989b9c7f30e6ac56?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">heltaf</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://heltaf.files.wordpress.com/2011/03/adved_1136437901.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Bahaya Toksoplasma Tidak Hanya untuk Ibu Hamil lho&#8230;</title>
		<link>http://heltaf.wordpress.com/2009/06/20/bahaya-toksoplasma-tidak-hanya-untuk-ibu-hamil-lho/</link>
		<comments>http://heltaf.wordpress.com/2009/06/20/bahaya-toksoplasma-tidak-hanya-untuk-ibu-hamil-lho/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2009 05:51:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>heltaf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehamilan]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Hamil]]></category>
		<category><![CDATA[Janin]]></category>
		<category><![CDATA[Toksoplasma]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://heltaf.wordpress.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[Rina (26) sedang hamil 7 minggu, namun suka sekali pada kucing. Di rumah dia memelihara 3 kucing, mulai memandikan, memberi makan, hingga membuang kotoran dilakukannya sendiri. Namun belum lama seorang teman memberi tahu agar Rina menjauhi kucing untuk sementara waktu karena dikhawatirkan akan terkena toksoplasma yang berbahaya untuk janin yang dikandungnya. Sebenarnya, apa sih toksoplasma? [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heltaf.wordpress.com&amp;blog=8225758&amp;post=92&amp;subd=heltaf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } 		TD P { margin-bottom: 0cm } -->Rina (26) sedang hamil 7 minggu, namun suka sekali pada kucing. Di rumah dia memelihara 3 kucing, mulai memandikan, memberi makan, hingga membuang kotoran dilakukannya sendiri. Namun belum lama seorang teman memberi tahu agar Rina menjauhi kucing untuk sementara waktu karena dikhawatirkan akan terkena <strong>toksoplasma</strong> yang berbahaya untuk janin yang dikandungnya.</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="5" width="642">
<col width="234"></col>
<col width="388"></col>
<tbody>
<tr>
<td width="234">
<p align="justify"><img class="alignnone size-full wp-image-93" title="kehamilan 2" src="http://heltaf.files.wordpress.com/2009/06/kehamilan-2.jpg" alt="kehamilan 2" width="202" height="126" /></p>
</td>
<td width="388">
<p align="justify">Sebenarnya, apa sih toksoplasma? Mengapa ibu 			hamil atau perempuan yang sedang merencanakan kehamilan disarankan 			untuk jauh-jauh dari kucing? Toksoplasma adalah penyakit yang 			diakibatkan oleh parasit toksoplasma gondii, yang dapat ditularkan 			oleh kucing.</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p align="justify"><span id="more-92"></span></p>
<p align="justify">Namun ternyata bukan hanya kucing yang dapat menyebarkan parasit ini karena tokso bisa terdapat di hampir semua jenis satwa, termasuk burung, ikan, kelinci, anjing, babi, kambing dan mamalia lain, bahkan manusia. Parasit ini juga bisa terdapat pada daging dan telur setengah matang, buah-buahan atau sayuran yang tercemar tinja hewan peliharaan yang mengandung oosit toksoplasma (salah satu bentuk toksoplasma yang dapat menimbulkan infeksi).</p>
<p align="justify">Parasit toksoplasma kebanyakan berkembang biak dalam sel darah putih, jaringan parenkim, dan sel endotel dengan cara membelah diri. Setelah berkembang biak, parasit ini kemudian membentuk kista. Dalam bentuk inilah parasit akan berdiam diri di dalam jaringan saraf mata, otot jantung, alat pencernaan, dan lain sebagainya. Pada saluran pencernaan hewan sebangsa kucing, toksoplasma bahkan mampu berkembang biak secara lengkap, karenanya kucing disebut induk semang difinitif. Pada kotoran kucing, toksoplasma ditemukan dalam bentuk telur. Dalam waktu 48 jam telur itu akan membelah menjadi bentuk-bentuk infektif yang berbahaya bagi manusia atau hewan lain jika tertelan melalui makanan atau minuman yang tercemar.</p>
<p align="justify">Dalam organ tubuh manusia, kista toksoplasma umumnya tidak bermasalah. Pengidap kista toksoplasma nyaris tidak mempunyai keluhan karena parasit toksoplasma tergolong oportunistik. Jika tubuh kuat, maka parasit yang diidap hanya diam tenang tidak menimbulkan gejala penyakit. Kista akan menimbulkan gejala sakit jika kondisi tubuh lemah, kekebalan tubuh menurun, kekurangan gizi, dan dalam keadaan stres. Kista pada jaringan tubuh dapat merusak organ.</p>
<p align="justify">Lupakan anggapan bahwa toksoplasma hanya menyerang wanita hamil. Toksoplasma dapat menyerang siapa saja tanpa memandang jenis kelamin dan umur. Sebagian besar orang yang terinfeksi toksoplasma telah membentuk kekebalan tubuh sehingga parasit toksoplasma tidak berkembang dan terbungkus dalam kista yang terbentuk dari kerak perkapuran (kalsifikasi).</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="5" width="644">
<col width="632"></col>
<tbody>
<tr>
<td width="632" bgcolor="#dbf0f7">
<p align="justify">Pada orang dewasa toksoplasma biasanya 			menimbulkan gejala berupa rasa lelah, nyeri kepala, sakit 			tenggorokan, demam, pembesaran kelenjar getah bening termasuk hati 			serta limpa, maupun gangguan pada kulit.</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p align="justify">Namun, itu semua bukan gejala yang khas sehingga sulit untuk mengetahui adanya toksoplasma dalam tubuh seseorang hanya dari gejala yang ditimbulkannya sehingga banyak penderita maupun dokter mengabaikannya. Infeksi toksoplasma baru bisa dideteksi jika dilakukan pemeriksaan darah di laboratorium melalui uji serologis (serum darah), yaitu dengan mendeteksi adanya antibodi khas antitoksoplasma. Seseorang dinyatakan terinfeksi toksoplasmosis jika dalam darahnya terdeteksi IgM dan IgA antitoksoplasma positif.</p>
<p align="justify">Bila indikasi infeksi positif, orang tersebut harus segera diberi penanganan sedini mungkin. Terapi harus dilakukan terus sampai persalinan. Bahkan, setelah persalinan akan dilakukan pemeriksaan pada bayi. Bila didapat lgM positif maka bisa dipastikan bayi telah terinfeksi. Meski hasilnya negatif sekalipun, pemeriksaan berkala tetap harus dilakukan sesudahnya.</p>
<p align="justify">Dengan pemeriksaan dan pengobatan secara dini, penularan pada bayi akan bisa ditekan seminimal mungkin. Selain itu, pengobatan dini yang tepat saat awal kehamilan akan menurunkan secara signifikan kemungkinan janin terinfeksi.</p>
<br /> Tagged: Bayi, Hamil, Janin, Kehamilan, Toksoplasma <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/heltaf.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/heltaf.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/heltaf.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/heltaf.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/heltaf.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/heltaf.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/heltaf.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/heltaf.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/heltaf.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/heltaf.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/heltaf.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/heltaf.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/heltaf.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/heltaf.wordpress.com/92/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heltaf.wordpress.com&amp;blog=8225758&amp;post=92&amp;subd=heltaf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://heltaf.wordpress.com/2009/06/20/bahaya-toksoplasma-tidak-hanya-untuk-ibu-hamil-lho/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9aeb19c2587bae49989b9c7f30e6ac56?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">heltaf</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://heltaf.files.wordpress.com/2009/06/kehamilan-2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kehamilan 2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perubahan Kulit Selama Kehamilan dan Solusinya</title>
		<link>http://heltaf.wordpress.com/2009/06/20/perubahan-kulit-selama-kehamilan-dan-solusinya/</link>
		<comments>http://heltaf.wordpress.com/2009/06/20/perubahan-kulit-selama-kehamilan-dan-solusinya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2009 05:47:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>heltaf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehamilan]]></category>
		<category><![CDATA[Hamil]]></category>
		<category><![CDATA[kulit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://heltaf.wordpress.com/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[Pernah tidak, orang mengatakan Anda tampak lebih cantik saat mengandung? Jika ada yang berkomentar demikian, itu bukan basa-basi lho. Hormon kehamilan akan menjadikan kulit Anda lebih cemerlang, rambut bercahaya dan mata lebih berbinar. Hormon-hormon tersebut juga akan menjadikan tampilan kulit lebih halus akibat efek retensi kelembaban jaringan kulit. Meningkatnya volume aliran darah di tubuh juga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heltaf.wordpress.com&amp;blog=8225758&amp;post=87&amp;subd=heltaf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernah tidak, orang mengatakan Anda tampak lebih cantik saat mengandung? Jika ada yang berkomentar demikian, itu bukan basa-basi lho.</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="5" width="642">
<col width="200"></col>
<col width="318"></col>
<tbody>
<tr>
<td width="200"><img class="alignnone size-full wp-image-88" title="selama kehamilan" src="http://heltaf.files.wordpress.com/2009/06/selama-kehamilan.jpg" alt="selama kehamilan" width="183" height="165" /></td>
<td width="318">
<p style="margin-bottom:1px;text-align:justify;">Hormon kehamilan akan menjadikan kulit Anda lebih cemerlang, rambut bercahaya dan mata lebih berbinar. Hormon-hormon tersebut juga akan menjadikan tampilan kulit lebih halus akibat efek retensi kelembaban jaringan kulit. Meningkatnya volume aliran darah di tubuh juga memperlihatkan efek warna kemerahan merona pada kulit. Cantik sekali bukan?</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="margin-bottom:0;">Namun, meningkatnya hormon kehamilan di aliran darah juga dapat menimbulkan perubahan yang tidak kita inginkan. Apa saja? Kami sajikan sebagai berikut, tentu dengan solusinya!</p>
<p style="margin-bottom:0;"><span id="more-87"></span></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="5" width="642">
<col width="0"></col>
<col width="43"></col>
<col width="570"></col>
<col width="0"></col>
<tbody>
<tr>
<td colspan="1" width="48" bgcolor="#4e6865">1</td>
<td colspan="2" width="575" bgcolor="#aac1bf">Kloasma</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="4" width="632" bgcolor="#eef2f2">Sejumlah ibu hamil mengalami perubahan di wajah 			berupa bercak coklat yang bentuknya tak beraturan di daerah dahi, 			pipi, leher dan hidung. Kondisi ini disebut &#8216;topeng&#8217; kehamilan 			(kloasma) akibat pigmentasi di lapisan kulit bagian dalam. Kloasma 			muncul karena paparan sinar matahari. Kloasma akan mereda dan 			menghilang setelah melahirkan.</td>
</tr>
<tr>
<td rowspan="2" width="0" height="18" valign="top" bgcolor="#eef2f2"></td>
<td colspan="2" width="622" bgcolor="#aac1bf">Solusi:</td>
<td rowspan="2" width="0" valign="top" bgcolor="#eef2f2"></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" width="622" bgcolor="#eef2f2">Gunakan produk kosmetik untuk menyamarkan tanda 			lahir, seperti concealer. Untuk mengurangi kloasma, gunakan tabir 			surya setiap Anda beraktivitas, baik di dalam maupun luar ruang.
</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="4" width="632" bgcolor="#eef2f2"></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="1" width="48" bgcolor="#4e6865">2</td>
<td colspan="2" width="575" bgcolor="#aac1bf">Spider Naevi</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="4" width="632" bgcolor="#eef2f2">Munculnya bercak kemerahan yang dikelilingi 			gambar seperti jaring laba-laba disebabkan adanya peningkatan 			hormon estrogen. Tekanan darah memperlebar pembuluh darah kecil di 			kulit Anda dan membuatnya pecah. Kondisi ini tak berbahaya dan 			akan menghilang dengan sendirinya</td>
</tr>
<tr>
<td rowspan="2" width="0" height="18" valign="top" bgcolor="#eef2f2"></td>
<td colspan="2" width="622" bgcolor="#aac1bf">Solusi:</td>
<td rowspan="2" width="0" valign="top" bgcolor="#eef2f2"></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" width="622" bgcolor="#eef2f2">Gunakan penyamar noda sesuai warna kulit</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="4" width="632" bgcolor="#eef2f2"></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="1" width="48" bgcolor="#4e6865">3</td>
<td colspan="2" width="575" bgcolor="#aac1bf">Linea Nigra</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="4" width="632" bgcolor="#eef2f2">Sejumlah ibu hamil mengeluhkan munculnya 			pigmentasi kehitaman di area tubuh, seperti di leher, puting 			payudara, sekitar alat kehitaman. Biasanya pigmen ini sudah ada 			sejak sebelum hamil, namun akan bertambah nyata saat Anda hamil. 			Selain itu, juga akan muncul garis kehitaman di sepanjang garis 			tengah perut, melingkar ke daerah pusar hingga kelamin. Kondisi 			ini menunjukkan bahwa otot-otot perut telah tertarik untuk 			memberikan ruang bagi rahim yang sedang berkembang.</td>
</tr>
<tr>
<td rowspan="2" width="0" height="18" valign="top" bgcolor="#eef2f2"></td>
<td colspan="2" width="622" bgcolor="#aac1bf">Solusi:</td>
<td rowspan="2" width="0" valign="top" bgcolor="#eef2f2"></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" width="622" bgcolor="#eef2f2">Tak ada yang dapat dilakukan, karena hal ini 			alami dan akan menghilang tak lama setelah Anda melahirkan.</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="4" width="632" bgcolor="#eef2f2"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br /> Tagged: Hamil, Kehamilan, kulit <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/heltaf.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/heltaf.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/heltaf.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/heltaf.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/heltaf.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/heltaf.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/heltaf.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/heltaf.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/heltaf.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/heltaf.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/heltaf.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/heltaf.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/heltaf.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/heltaf.wordpress.com/87/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heltaf.wordpress.com&amp;blog=8225758&amp;post=87&amp;subd=heltaf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://heltaf.wordpress.com/2009/06/20/perubahan-kulit-selama-kehamilan-dan-solusinya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9aeb19c2587bae49989b9c7f30e6ac56?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">heltaf</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://heltaf.files.wordpress.com/2009/06/selama-kehamilan.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">selama kehamilan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keajaiban ASI</title>
		<link>http://heltaf.wordpress.com/2009/06/20/keajaiban-asi/</link>
		<comments>http://heltaf.wordpress.com/2009/06/20/keajaiban-asi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2009 04:57:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>heltaf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehamilan]]></category>
		<category><![CDATA[air susu ibu]]></category>
		<category><![CDATA[ASI]]></category>
		<category><![CDATA[payudara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://heltaf.wordpress.com/?p=82</guid>
		<description><![CDATA[Air Susu Ibu atau yang lebih dikenal dengan sebutan ASI ini mempunyai sejuta manfaat bagi buah hati Anda. Memang kadang dengan kesibukan dan rutinitas apalgi ibu yang bekerja membuat para ibu dengan mudahnya menggantikan Asi dengan susu formula. Berikanlah paling sedikit 6 bulan lamanya bayi Anda mendapatkan ASI. Ingatlah bahwa ASI adalah hak buah hati [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heltaf.wordpress.com&amp;blog=8225758&amp;post=82&amp;subd=heltaf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="5" width="642">
<col width="200"></col>
<col width="318"></col>
<tbody>
<tr>
<td width="200"><img class="alignnone size-full wp-image-83" title="menyusui" src="http://heltaf.files.wordpress.com/2009/06/menyusui.jpg" alt="menyusui" width="187" height="152" /></td>
<td style="text-align:justify;" width="318">Air Susu Ibu atau yang lebih dikenal dengan 			sebutan ASI ini mempunyai sejuta manfaat bagi buah hati Anda. 			Memang kadang dengan kesibukan dan rutinitas apalgi ibu yang 			bekerja membuat para ibu dengan mudahnya menggantikan Asi dengan 			susu formula. Berikanlah paling sedikit 6 bulan lamanya bayi Anda 			mendapatkan ASI.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="margin-bottom:0;"><span id="more-82"></span></p>
<p style="margin-bottom:0;">Ingatlah bahwa ASI adalah hak buah hati Anda. ASI memiliki kandungan nutrisi lengkap dan mudah dicerna, yang sangat dibutuhkan bayi di tahun pertamanya kehidupannya. ASI tidak bisa digantikan oleh susu formula manapun. Berikut adalah manfaat ASI bagi sang buah hati Anda dan Anda sendiri tentunya, yaitu :</p>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="5" width="642">
<col width="41"></col>
<col width="581"></col>
<tbody>
<tr>
<td width="41" valign="top" bgcolor="#c9d3df">1</td>
<td width="581" bgcolor="#f0f3f7">Asi memperkuat system kekebalan tubuh. Komponen utama 			pembangunan sistem kekbalan tubuh pada ASI adalah Prebiotik.</td>
</tr>
<tr>
<td width="41" valign="top" bgcolor="#c9d3df">2</td>
<td width="581" bgcolor="#f0f3f7">ASI menurunkan resiko terjadinya alergi.</td>
</tr>
<tr>
<td width="41" valign="top" bgcolor="#c9d3df">3</td>
<td width="581" bgcolor="#f0f3f7">ASI menurunkan resiko terjadinya penyakit pada saluran cerna, 			seperti diare dan meningkatkan kekebalan pada sisitem pencernaan.</td>
</tr>
<tr>
<td width="41" valign="top" bgcolor="#c9d3df">4</td>
<td width="581" bgcolor="#f0f3f7">ASI menurunkan resiko gangguan pernafasan, seperti flu dan 			batuk.</td>
</tr>
<tr>
<td width="41" valign="top" bgcolor="#c9d3df">5</td>
<td width="581" bgcolor="#f0f3f7">ASI kaya akan AA dan DHA yang mendukung pertumbuhan kecerdasan 			anak.</td>
</tr>
<tr>
<td width="41" valign="top" bgcolor="#c9d3df">6</td>
<td width="581" bgcolor="#f0f3f7">ASI mengandung prebiotik alaami untuk mendukung pertumbuhan 			flora usus.</td>
</tr>
<tr>
<td width="41" valign="top" bgcolor="#c9d3df">7</td>
<td width="581" bgcolor="#f0f3f7">ASI memiliki komposisi nutrisi yang tepat dan seimbang (Cuma 			ASI yang memilikinya).</td>
</tr>
<tr>
<td width="41" valign="top" bgcolor="#c9d3df">8</td>
<td width="581" bgcolor="#f0f3f7">Bayi-bayi yang diberikan ASI menjadi lebih kuat. Menyusui juga 			menurunkan terjadinya resiko obesitas saat ia tumbuh besar kelak.</td>
</tr>
<tr>
<td width="41" valign="top" bgcolor="#c9d3df">9</td>
<td width="581" bgcolor="#f0f3f7">Bayi-bayi yang menerima ASI memiliki resiko lebih rendah dari 			penyakit jantung, hati dan darah tinggi di kemudian hari.</td>
</tr>
<tr>
<td width="41" valign="top" bgcolor="#c9d3df">10</td>
<td width="581" bgcolor="#f0f3f7">Menurut penelitian, menyusui telah terbukti dapat menurunkan 			resiko kanker payudara, kanker ovarium dan osteoporosis.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p>Wah banyak sekali kan manfaat ASI untuk buah hati Anda, jadi jangan gantikan ASI dengan susu formula untuk bayi Anda. Bagi sebagian ibu, yang namanya menyusui merupakan hal yang merepotkan. Bagaimana tidak lagi senang-senangnya jalan di mal atau istirahat, sang buah hati menangis karena haus. Mau ga mau Anda pun harus menyusui nya.</p>
<p>Tetapi percayalah bu, bahwa kerepotan yang sekarang terjadi tidak selamanya Anda rasakan. Nikmatilah masa-masa Anda menyusui sang buah hati karena waktu cepat berjalan.</p>
<br /> Tagged: air susu ibu, ASI, Kehamilan, payudara <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/heltaf.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/heltaf.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/heltaf.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/heltaf.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/heltaf.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/heltaf.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/heltaf.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/heltaf.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/heltaf.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/heltaf.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/heltaf.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/heltaf.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/heltaf.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/heltaf.wordpress.com/82/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heltaf.wordpress.com&amp;blog=8225758&amp;post=82&amp;subd=heltaf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://heltaf.wordpress.com/2009/06/20/keajaiban-asi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9aeb19c2587bae49989b9c7f30e6ac56?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">heltaf</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://heltaf.files.wordpress.com/2009/06/menyusui.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">menyusui</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mempersiapkan Puting Susu Sejak Kehamilan</title>
		<link>http://heltaf.wordpress.com/2009/06/20/mempersiapkan-puting-susu-sejak-kehamilan/</link>
		<comments>http://heltaf.wordpress.com/2009/06/20/mempersiapkan-puting-susu-sejak-kehamilan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2009 04:48:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>heltaf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehamilan]]></category>
		<category><![CDATA[payudara]]></category>
		<category><![CDATA[Puting Susu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://heltaf.wordpress.com/?p=78</guid>
		<description><![CDATA[Anda saat ini tengah mengandung dan bertekad memberikan hanya air susu ibu (ASI) selama enam bulan pertama untuk buah hati? Itulah ASI eksklusif, di mana ibu hanya memberikan ASI saja, tanpa makanan tambahan lain pada bayi di usia 6 bulan pertama. Kenapa ASI eksklusif penting tak lain karena pada usia tersebut sesungguhnya bayi belum mampu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heltaf.wordpress.com&amp;blog=8225758&amp;post=78&amp;subd=heltaf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } 		TD P { margin-bottom: 0cm } --></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="5" width="642">
<col width="298"></col>
<col width="324"></col>
<tbody>
<tr>
<td width="298"><img class="alignnone size-full wp-image-79" title="kehamilan" src="http://heltaf.files.wordpress.com/2009/06/kehamilan.jpg" alt="kehamilan" width="240" height="143" /></td>
<td width="324">Anda saat ini tengah mengandung dan bertekad 			memberikan hanya air susu ibu (ASI) selama enam bulan pertama 			untuk buah hati? Itulah ASI eksklusif, di mana ibu hanya 			memberikan ASI saja, tanpa makanan tambahan lain pada bayi di usia 			6 bulan pertama.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="margin-bottom:0;"><span id="more-78"></span></p>
<p style="margin-bottom:0;">Kenapa ASI eksklusif penting tak lain karena pada usia tersebut sesungguhnya bayi belum mampu mencerna makanan lain selain ASI. Di samping memang ginjalnya belum cukup sempurna untuk mengeluarkan sisa-sisa pembakaran makanan, enzim-enzim dalam usus juga belum banyak untuk mencerna makanan lain.</p>
<p>Karena alasan tersebut susu buatan pabrik (susu formula) hanya dianjurkan diberikan pada bayi bila memang pemberian ASI tidak memungkinkan. Sebab jumlah protein dan mineral susu sapi umumnya 26 kali lebih banyak dibanding ASI. Hal ini kurang menguntungkan bagi kesehatan bayi, karena mengandung protein dan mineral yang tinggi itu akan sukar dicerna dan membebani kerja ginjal bayi.</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="5" width="644">
<col width="632"></col>
<tbody>
<tr>
<td width="632" bgcolor="#d2eaf2">Persiapan menyusui bisa dimulai dengan perawatan payudara Ibu, 			khususnya puting susu, sejak usia kehamilan tiga bulan. Perlu 			diketahui bahwa kondisi puting susu ini beragam. Ada yang 			berbentuk normal, ada yang datar bahkan ada yang masuk ke dalam. 			Agar upaya memberi ASI dapat terlaksana dengan baik, maka bentuk 			puting susu harus sedemikian rupa sehingga mudah diisap oleh bayi.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Perawatan untuk puting ini dapat dilakukan dengan cara setiap hari selama dua menit menarik-narik puting susu dengan jari telunjuk dan ibu jari. Setelah itu, lakukan pengurutan pada puting susu.</p>
<p>Setelah kehamilan berusia 32 &#8211; 34 minggu, perawatan dapat ditingkatkan dengan cara menarik dan memelintir puting susu ke kanan dan ke kiri masing-masing 20 kali, lalu dengan handuk kering dan bersih gosok-gosok payudara kanan dan kiri bergantian. Pijat payudara dengan telapak tangan dan jari-jari tangan ke arah puting susu sebanyak 10 kali, lalu pijat aerola (daerah yang berwarna coklat) ke arah puting susu dengan menggunakan ibu jari.</p>
<p>Jika kurang yakin dengan informasi berdasarkan teori semata, coba hubungi klinik laktasi terdekat agar Anda bisa mempraktikannya. Atau barangkali rumah bersalin tempat dokter kandungan Anda berpraktik menyediakan fasilitas ini?</p>
<p>Jangan segan untuk mengikutinya ya&#8230;</p>
<br /> Tagged: Kehamilan, payudara, Puting Susu <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/heltaf.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/heltaf.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/heltaf.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/heltaf.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/heltaf.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/heltaf.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/heltaf.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/heltaf.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/heltaf.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/heltaf.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/heltaf.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/heltaf.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/heltaf.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/heltaf.wordpress.com/78/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heltaf.wordpress.com&amp;blog=8225758&amp;post=78&amp;subd=heltaf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://heltaf.wordpress.com/2009/06/20/mempersiapkan-puting-susu-sejak-kehamilan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9aeb19c2587bae49989b9c7f30e6ac56?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">heltaf</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://heltaf.files.wordpress.com/2009/06/kehamilan.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kehamilan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rahasia Dibalik Ngidam</title>
		<link>http://heltaf.wordpress.com/2009/06/20/rahasia-dibalik-ngidam/</link>
		<comments>http://heltaf.wordpress.com/2009/06/20/rahasia-dibalik-ngidam/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2009 04:40:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>heltaf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehamilan]]></category>
		<category><![CDATA[Hamil]]></category>
		<category><![CDATA[Ngidam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://heltaf.wordpress.com/?p=70</guid>
		<description><![CDATA[Mendengar kata &#8216;hamil&#8217;, benak Anda akan langsung juga ingat kata &#8216;ngidam&#8217;. Orang terdekat yang kini sedang hamil pun mungkin tidak lepas dari sasaran pertanyaan Anda yang bertanya, “ngidamnya apa?” Memang hampir semua ibu hamil merasakan ngidam. Ngidam yang dialami setiap ibu hamil berbeda-beda, ada yang ngidam rujak, mangga muda, makan masakan padang, ngidam masakan ibu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heltaf.wordpress.com&amp;blog=8225758&amp;post=70&amp;subd=heltaf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } 		TD P { margin-bottom: 0cm } --></p>
<p>Mendengar kata &#8216;hamil&#8217;, benak Anda akan langsung juga ingat kata &#8216;ngidam&#8217;. Orang terdekat yang kini sedang hamil pun mungkin tidak lepas dari sasaran pertanyaan Anda yang bertanya, “ngidamnya apa?”</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="5" width="642">
<col width="247"></col>
<col width="375"></col>
<tbody>
<tr>
<td width="247"><img class="alignnone size-full wp-image-71" title="ngidam" src="http://heltaf.files.wordpress.com/2009/06/ngidam.jpg" alt="ngidam" width="197" height="158" /></td>
<td width="375">Memang hampir semua ibu hamil merasakan ngidam. 			Ngidam yang dialami setiap ibu hamil berbeda-beda, ada yang ngidam 			rujak, mangga muda, makan masakan padang, ngidam masakan ibu 			sampai juga ngidam yang aneh-aneh. Makanan yang lazim diincar oleh 			ibu-ibu hamil juga biasanya adalah makanan yang asem, asin dan 			segar.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span id="more-70"></span></p>
<p>Biar pun barangnya sulit didapat, seperti ngidam buah buni atau jamblang, tapi ngidam biasanya harus dipenuhi. Tapi sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan ngidam itu? Dan mengapa orang ngidam identik dengan makanan yang asam dan segar?</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="5" width="644">
<col width="632"></col>
<tbody>
<tr>
<td width="632" bgcolor="#faeed8">Sampai sekarang memang belum diketahui dengan 			pasti penyebab dari ngidam. Pada perempuan yang sedang hamil 			biasanya peningkatan hormon, salah satunya progesteron. 			Peningkatan hormon ini berpengaruh pada fungsi dan metabolisme 			tubuh, dan salah satunya adalah pada pencernaan serta produksi air 			liur.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="margin-bottom:.5cm;"><span style="font-size:small;">Dengan meningkatnya produksi air liur pada awal kehamilan, ibu-ibu hamil jadi sering meludah dan timbul rasa logam dan &#8216;berat&#8217; di mulut. Maka tidak jarang pada masa awal kehamilan sering mengalami mual-mual dan muntah. Untuk menetralisir keadaan tersebut makanan yang asem dan segar seringkali menjadi sasaran. Tidak usah khawatir untuk mengkonsumsi makanan tersebut, selama Anda memakannya masih dalam porsi yang wajar.</span></p>
<br /> Tagged: Hamil, Ngidam <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/heltaf.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/heltaf.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/heltaf.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/heltaf.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/heltaf.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/heltaf.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/heltaf.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/heltaf.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/heltaf.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/heltaf.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/heltaf.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/heltaf.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/heltaf.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/heltaf.wordpress.com/70/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heltaf.wordpress.com&amp;blog=8225758&amp;post=70&amp;subd=heltaf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://heltaf.wordpress.com/2009/06/20/rahasia-dibalik-ngidam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9aeb19c2587bae49989b9c7f30e6ac56?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">heltaf</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://heltaf.files.wordpress.com/2009/06/ngidam.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ngidam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bahaya Kehamilan Ektopik</title>
		<link>http://heltaf.wordpress.com/2009/06/19/bahaya-kehamilan-ektopik/</link>
		<comments>http://heltaf.wordpress.com/2009/06/19/bahaya-kehamilan-ektopik/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2009 08:55:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>heltaf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehamilan]]></category>
		<category><![CDATA[ektopik]]></category>
		<category><![CDATA[Kehamilan Ektopik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://heltaf.wordpress.com/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[Sejauh Mana Bahaya Kehamilan Ektopik? Anda mungkin sering mendengar istilah &#8216;hamil di luar kandungan&#8217;? Mari kita bahas soal ini lebih jauh agar kita makin memahami topik ini. Pada kehamilan yang normal, janin berada pada rongga rahim. Namun pada keadaan tertentu, janin dapat pula berada di luar rongga rahim yang dikenal dengan istilah kehamilan di luar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heltaf.wordpress.com&amp;blog=8225758&amp;post=50&amp;subd=heltaf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --><br />
Sejauh Mana Bahaya Kehamilan Ektopik? Anda mungkin sering mendengar istilah &#8216;hamil di luar kandungan&#8217;? Mari kita bahas soal ini lebih jauh agar kita makin memahami topik ini.</p>
<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --></p>
<table style="height:97px;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="5" width="634">
<col width="237"></col>
<col width="377"></col>
<tbody>
<tr>
<td width="237"><img class="alignnone size-full wp-image-56" title="hamil 2" src="http://heltaf.files.wordpress.com/2009/06/hamil-2.jpg" alt="hamil 2" width="201" height="129" /></td>
<td width="377">Pada kehamilan 			yang normal, janin berada pada rongga rahim. Namun pada keadaan 			tertentu, janin dapat pula berada di luar rongga rahim yang 			dikenal dengan istilah kehamilan di luar kandungan atau dalam ilmu 			kedokteran disebut sebagai kehamilan ektopik.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span id="more-50"></span></p>
<p>Kehamilan ektopik merupakan kehamilan dengan sel telur yang telah dibuahi tumbuh dan berimplantasi (menempel) di tempat yang normal yakni dalam endometrium (selaput lendir yang kaya kelenjar) rongga rahim (kavum uterus).</p>
<p>Kehamilan ektopik dapat terjadi di beberapa tempat pada organ reproduksi wanita selain rongga rahim, antara lain di tuba falopii (saluran telur), kanalis servikalis (leher rahim), ovarium (indung telur), dan rongga perut. Yang terbanyak terjadi di tuba falopii (90%).</p>
<p>Kehamilan ektopik dapat mengalami abortus (ruptur/gugur) apabila kehamilan berkembang melebihi kapasitas ruang tempat implantasi, keadaan ini disebut kehamilan ektopik terganggu. Kehamilan ektopik merupakan suatu keadaan yang berbahaya karena dapat menyebabkan perdarahan hebat dan berulang. Pada akhirnya, ini dapat menyebabkan penurunan fertilitas atau kesuburan dan bahkan kematian ibu dan janin. Seram ya ?</p>
<p>Pada kehamilan normal, proses pembuahan (pertemuan sel telur dengan sperma) terjadi pada tuba, kemudian sel telur yang telah dibuahi digerakkan dan berimplantasi pada endometrium rongga rahim. Kehamilan ektopik dapat disebabkan antara lain karena bekas radang pada tuba, sehingga hasil pembuahan terhambat ke rongga rahim, terdapat tumor atau kista pada tuba, endometriosis (jaringan endemetrium ditemukan di luar kavum uteri dan di luar miometrium), memiliki riwayat operasi tuba, dan kelainan anatomi kongenital.</p>
<p>Pada kehamilan perut, janin berkembang dalam rongga perut, namun tempat pertumbuhan yang tidak sempurna menyebabkan janin tidak tumbuh normal atau kematian janin. Bila janin meninggal pada usia kehamilan lanjut, maka janin dapat membatu.</p>
<p>Bagaimana gejala kehamilan ektopik? Gejala awal yang harus diperhatikan antara lain terdapat tanda-tanda kehamilan, seperti mual, muntah, tidak menstruasi, dan sebagainya, nyeri yang dapat dirasakan pada satu sisi atau kedua sisi perut bagian atas, bawah, atau seluruh bagian perut, terdapat bercak darah (spotting) atau perdarahan yang biasanya berwarna hitam.</p>
<p>Gejala yang lebih lanjut antara lain penderita pucat, kesadaran menurun atau lemah, bahkan syok akibat kehilangan banyak darah, nyeri bahu dan bagian samping leher, nyeri perut yang disertai perut menegang.</p>
<p>Walaupun gejala-gejala tersebut telah jelas, namun tetap perlu dilakukan beberapa pemeriksaan pada penderita. USG (ultrasonografi) dapat memberi diagnosa pasti kehamilan ektopik bila ditemukan kantong gestasi di luar rahim yang di dalam kantong gestasi tersebut tampak denyut jantung janin.</p>
<p>Laparoskopi merupakan diagnosa awal yang sangat berguna pada kehamilan ektopik, dengan cara ini dapat dilihat perubahan-perubahan pada tuba secara langsung.</p>
<p>Penanganan kehamilan ektopik harus sesegera mungkin. Bila kehamilan ektopik telah diketahui sejak dini, ketika belum terjadi ruptur dan penderita dalam kondisi stabil, maka dapat diberikan obat. Pemberian obat ini dilakukan dengan pengawasan yang ketat dan penderita juga harus memenuhi kriteria pemberian obat tersebut.</p>
<p>Haruskah operasi? Operasi dilakukan sesuai kondisi penderita. Bila penderita sudah punya cukup anak dan terdapat kelainan pada tuba, maka dipertimbangkan pengangkatan tuba untuk mencegah kehamilan ektopik berulang. Namun bila penderita belum mempunyai anak atau masih ingin mempunyai anak lagi, maka dipertimbangkan operasi untuk mempertahankan tuba.</p>
<p>Deteksi dini kehamilan ektopik sangat penting karena dengan mengetahui sejak awal, maka dapat dilakukan penanganan secara cepat.</p>
<p>Jadi, bila Anda mengalami gejala di atas, segera hubungan dokter Anda untuk pemeriksaan lebih lanjut.</p>
<br /> Tagged: ektopik, Kehamilan Ektopik <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/heltaf.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/heltaf.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/heltaf.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/heltaf.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/heltaf.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/heltaf.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/heltaf.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/heltaf.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/heltaf.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/heltaf.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/heltaf.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/heltaf.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/heltaf.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/heltaf.wordpress.com/50/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heltaf.wordpress.com&amp;blog=8225758&amp;post=50&amp;subd=heltaf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://heltaf.wordpress.com/2009/06/19/bahaya-kehamilan-ektopik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9aeb19c2587bae49989b9c7f30e6ac56?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">heltaf</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://heltaf.files.wordpress.com/2009/06/hamil-2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">hamil 2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perubahan Tubuh Ibu Hamil Pada Trimester ke 2 (13-28 minggu)</title>
		<link>http://heltaf.wordpress.com/2009/06/19/perubahan-tubuh-ibu-hamil-pada-trimester-ke-2-13-28-minggu/</link>
		<comments>http://heltaf.wordpress.com/2009/06/19/perubahan-tubuh-ibu-hamil-pada-trimester-ke-2-13-28-minggu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2009 08:07:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>heltaf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehamilan]]></category>
		<category><![CDATA[Perubahan Tubuh Ibu Hamil]]></category>
		<category><![CDATA[Trimester ke 2 (13-28 minggu)]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://heltaf.wordpress.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Di trimester kedua ini perut anda akan mulai kelihatan membesar dan dunia luar akan menyadari kalau anda akan menjadi calon ibu baru. Trimester kedua dianggap sebagai masa kehamilan yang terbaik sebab anda akan merasa lebih nyaman saat ini. Perut anda belum terlalu besar anda masih dapat melakukan aktifitas sehari-hari, dimana Rasa mual, lemas, dan keluhan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heltaf.wordpress.com&amp;blog=8225758&amp;post=41&amp;subd=heltaf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di trimester kedua ini perut anda akan mulai kelihatan membesar dan dunia luar akan menyadari kalau anda akan menjadi calon ibu baru. Trimester kedua dianggap sebagai masa kehamilan yang terbaik sebab anda akan merasa lebih nyaman saat ini. Perut anda belum terlalu besar anda masih dapat melakukan aktifitas sehari-hari, dimana Rasa mual, lemas, dan keluhan lainnya pada trimester pertama akan hilang, bahkan anda merasa lebih energik saat ini.<br />
Beberapa perubahan yang terjadi pada kehamilan trimester kedua (13-28 minggu) :</p>
<p><span id="more-41"></span></p>
<h3><span style="color:#993300;">PERUT SEMAKIN MEMBESAR</span></h3>
<p>Setelah 12 minggu, rahim membesar dan melewati rongga panggul. Pembesaran rahim akan bertumbuh sekitar 1 cm setiap minggu. Pada kehamilan 20 minggu bagian teratas rahim sejajar dengan puser (umbilicus). Setiap individu akan berbeda-beda tapi kebanyakan wanita akan mulai tampak pembesaran perutnya pada kehamilan 16 minggu.</p>
<h3><span style="color:#993300;">SENDAWA DAN BUANG ANGIN</span></h3>
<p>Pada trimester ini anda akan bersendawa atau ingin buang angina/kentut pada saat yang tidak seharusnya&#8212;jangan bingung&#8212;anda tak sendirian mengalami masalah ini.<br />
Sendawa dan buang angin adalah keluhan yang paling sering selama kehamilan. Hal ini karena usus merengang dan anda akan merasa kembung.<br />
Atasi dengan jangan makan dalam jumlah besar akan membuang anda kembung dan tak nyaman, dan hindari makanan yang menyebabkan banyak gas seperti jagung, permen, bawang merah.</p>
<h3><span style="color:#993300;">PELUPA</span></h3>
<p>Pada beberapa ibu hamil akan menjadi sedikit pelupa selam kehamilannya, Ada beberapa teori tentang hal ini karena tubuh ibu terus bekerja berlebihan untuk perkembangan bayinya sehingga menimbulkan blok pikiran.<br />
Tak perlu terpengaruh dengan hal ini &#8212;sediakan catatan kecil unutk membantu anda. Dan beristirahalah sedapat mungkin.</p>
<h3><span style="color:#993300;">RASA NYERI DI ULU HATI</span></h3>
<p>Rasa panas atau terbakar didada bagian bawah atau perut bagian atas tapi tidak ada hubunganya dengan jantung. Hal ini karena asam lambung naik ke kerongkongan. Perasaan ini timbul pada wanita hamil pada trimester kedua ini, hal ini karena hormone progesterone meningkat yang menyebabkan relaksasi dari otot saluran cerna dan juga karena rahim yang semakin membesar yang mendorong bagian atas perut, sehingga mendorong asam lambung naik ke kerongkongan.<br />
Nilai positif dari relaksasi otot saluaran cerna adalah gerakan makanan menjadi lebih lambat sehingga nutrisi terserap lebih banyak.<br />
Atasi dengan jangan makan dalam jumlah besar terutama sebelum mau tidur. Jauhi makanan yang pedas, berminyak dan berlemak. Waktu tidur malam tinggikan posisi kepala anda sehingga asam lambung tak dapat naik ke esophagus.</p>
<h3><span style="color:#993300;">PERTUMBUHAN RAMBUT DAN KUKU</span></h3>
<p>Perubahan hormonal menyebabkan kuku akan tumbuh lebih kuat dan tumbuh rambut lebih banyak dan kadang tumbuh ditempat yang tidak diinginkan seperti diwajah atau perut.<br />
Tapi tak perlu kuatir rambut yang tak semestinya ini akan hilang setelah bayi lahir</p>
<h3><span style="color:#993300;">SAKIT DI PERUT BAGIAN BAWAH</span></h3>
<p>Pada kehamilan 18-24 minggu anda akan merasakan nyeri diperut bagian bawah yang seperti ditusuk atau seperti tertarik disatu atau dua sisi, hal ini karena perenggangan ligamentum dan otor unutk menahan rahim yang semakin membesar. Nyeri hanya sebentar dan tak menetap.<br />
Atasi dengan duduk atau berbaring dengan posisi yang nyaman.</p>
<h3><span style="color:#993300;">PUSING</span></h3>
<p>Pusing menjadi keluhan yang sering selama kehamilan trimester kedua ini hal ini dapat terjadi ketika pembesaran dari rahim anda menekan pembuluh darah besar sehingga menyebabkan tekanan darah menurun.<br />
Atasi dengan melakukan perpindahan posisi pelahan lahan atau bertahap untuk menghindari perubahan tekanan darah yang mendadak.</p>
<h3><span style="color:#993300;">MENDENGKUR</span></h3>
<p>Peningkatan aliran darah selama kehamilan akan menyebabkan sesak dan pembengkakan membrane mukosa yang menimbulkan mendengkur saat tidur.</p>
<h3><span style="color:#993300;">HIDUNG DAN GUSI BERDARAH</span></h3>
<p>Hal ini juga karena peningkatan aliran darah selama masa kehamilan. Kadang juga mengalami sumbatan pada hidung hal ini karena perubahan hormonal.</p>
<h3><span style="color:#993300;">PERUBAHAN KULIT</span></h3>
<p>Garis kecoklatan mulai dari puser (umbilicus) ke tulang pubis disebut linea nigra. Kecoklatan pada wajah disebut chloasma atau topeng kehamilan, ini dapat menjadi petunjuk kurang asam folat.<br />
Strecth mark terjadi karena perengangan kulit yang berlebih biasanya pada perut dan payudara. Akibat perengangan kulit ini anda dapat merasa gatal.</p>
<h3><span style="color:#993300;">PAYUDARA</span></h3>
<p>Payudara akan semakin membesar dan mengeluarkan cairan yang kekuningan yang disebut colostrums. Putting dan sekitarnya akan semakin bewarna gelap dan besar dan bintik-bintik kecil akan timbul disekitar putting, itu adalah kelenjar kulit..</p>
<h3><span style="color:#993300;">KRAM PADA KAKI</span></h3>
<p>Kram otot ini timbul karena sirkulasi darah yang lebih lambat saat kehamilan.<br />
Atasi dengan menaikkan kaki keatas, minum cukup kalsium. Bila anda terkena kram kaki ketika duduk atau saat tidur, coba untuk menggerakan jari-jari kaki kearah atas.</p>
<h3><span style="color:#993300;">PEMBENGKAKAN SEDIKIT</span></h3>
<p>Pembengkakan adalah kondisi normal pada kehamilan, hampir 40 % wanita hamil mengalaminya. Hal ini karena   peningkatan hormone yang menahan cairan. Pada trimester kedua ini akan tampak sedikit pembengkakan pada wajah, kaki , tangan. Hal ini sering karena posisi duduk atau berdiri yang terlalu lama.</p>
<h3><span style="color:#993300;">MERASAKAN GERAKAN BAYI ANDA</span></h3>
<p>Pada kehamilan minggu ke 15-22 anda akan mulai merasakan gerakan bayi anda yang awalnya akan terasa seperti  kibasan, tetapi di akhir trimester ini, anda akan benar-benar merasakan pergerakan bayi anda. Pada ibu yang baru pertama kali sering tidak dapat mengenali gerakan bayinya sampai minggu ke 19-22.</p>
<p>© Dr. Suririnah &#8211; www.infoibu.com</p>
<br /> Tagged: Kehamilan, Perubahan Tubuh Ibu Hamil, Trimester ke 2 (13-28 minggu) <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/heltaf.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/heltaf.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/heltaf.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/heltaf.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/heltaf.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/heltaf.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/heltaf.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/heltaf.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/heltaf.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/heltaf.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/heltaf.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/heltaf.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/heltaf.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/heltaf.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=heltaf.wordpress.com&amp;blog=8225758&amp;post=41&amp;subd=heltaf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://heltaf.wordpress.com/2009/06/19/perubahan-tubuh-ibu-hamil-pada-trimester-ke-2-13-28-minggu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9aeb19c2587bae49989b9c7f30e6ac56?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">heltaf</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
